Ada kala jiwa tak ingin diusik. Ingin sendiri namun tak ingin kesepian. Menjauh dari keramaian namun tak ingin terlupakan. Lalu pergi namun tak ingin tertinggal. Lalu? haruskah tetap melangkah namun hati masih tertahan. Tak bisa memakai kata sederhana untuk mengungkapkannya. Perasaan yang aneh namun itulah yang ada. Tak ada kata yang terucap. Hanya jejak kaki yang menjawab. Jangan terbuai. Hidup tak akan selamanya.
Kembali dan kembali lagi. Tempat dimana dia selalu pergi. Pasir putih masih tetap sama seperti saat dia pertama datang. dia duduk dibibir pantai, matanya menatap tajam ke lautan lepas bagaikan memikirkan sesuatu yang tak ada ujungnya. Kini dia terdiam. hanya helaian nafas dan desiran ombak yang terdengar. dia tak lagi bergerak. hanya diam. dia selalu memikirakan seseorang yang entah kemana. pergi dan menghilang. tanpa sapa tanpa kata.
Jumat, 26 Oktober 2012
Kamis, 15 Maret 2012
Ada apa dengan cinta?
perempuan datang atas nama cinta
bunda pergi karna cinta
digenangi air racun jingga adalah wajahmu
seperti bulan lelap tidur di hatimu
yang berdinding kelam dan kedinginan
ada apa dengannya
meninggalkan hati untuk dicaci
lalu sekali ini aku melihat karya surga
dari mata seorang hawa
ada apa dengan cinta
tapi aku pasti akan kembali
dalam satu purnama
untuk mempertanyakan kembali cintanya.
bukan untuknya, bukan untuk siapa
tapi untukku
karena aku ingin kamu,itu saja.
bunda pergi karna cinta
digenangi air racun jingga adalah wajahmu
seperti bulan lelap tidur di hatimu
yang berdinding kelam dan kedinginan
ada apa dengannya
meninggalkan hati untuk dicaci
lalu sekali ini aku melihat karya surga
dari mata seorang hawa
ada apa dengan cinta
tapi aku pasti akan kembali
dalam satu purnama
untuk mempertanyakan kembali cintanya.
bukan untuknya, bukan untuk siapa
tapi untukku
karena aku ingin kamu,itu saja.
Tentang seseorang (ada apa dengan cinta)
Aku lari ke hutan, kemudian menyanyiku
Aku lari ke pantai, kemudian teriakku
Sepi-sepi dan sendiri
Aku benci
Aku ingin bingar,
Aku mau di pasar
Bosan Aku dengan penat,
Dan enyah saja kau pekat
Seperti berjelaga jika Ku sendiri
Pecahkan saja gelasnya biar ramai, biar mengaduh sampai gaduh,
Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih,
Kenapa tak goyangkan saja loncengnya, biar terdera
Atau aku harus lari ke hutan belok ke pantai?
enyah saja kau pekat
seperti berjelaga jika kusendiri
bosan aku dengan penat
Aku lari ke pantai, kemudian teriakku
Sepi-sepi dan sendiri
Aku benci
Aku ingin bingar,
Aku mau di pasar
Bosan Aku dengan penat,
Dan enyah saja kau pekat
Seperti berjelaga jika Ku sendiri
Pecahkan saja gelasnya biar ramai, biar mengaduh sampai gaduh,
Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih,
Kenapa tak goyangkan saja loncengnya, biar terdera
Atau aku harus lari ke hutan belok ke pantai?
enyah saja kau pekat
seperti berjelaga jika kusendiri
bosan aku dengan penat
Sabtu, 04 Februari 2012
Dia yang maha sempurna
gelap dan hampa. kosong dan sunyi. sepi. sendiri. berjalan dan terus berjalan. mencari tanpa henti dengan langkah yang tak pasti. semua menghilang. pergi dan menjauh. kehilangan jejak tanpa harapan. tak bisa berhenti takut tersakiti. menanti cahaya yang tak pernah menyapa. mengamati satu persatu hal yang tampak. mengingat kembali masa masa yang harusnya lebih bermakna. mengulang kembali cerita yang terendam dalam duka. sesekali meneriakkan sebuah nama namun entah mengapa Dia seakan tak kunjung datang jua. berjalan menyusuri hal yang paling menyebalkan. tanpa teman. tanpa kawan. dan disaat hati mulai rapuh dan resah. Dia datang dan memangku. Dia datang dan memeluk. Dia datang dangan harapan yang nyata. cahaya-Nya bersinar dan tak terkalahkan. sejenak tergoyak dalam tenang. Dia yang selama ini terlupakan. Dia yang selama ini menciptakan tapi entah mengapa tak tersebut. Dia yang selama ini ada namun tak pernah terbalas. Dia yang selama ini memeluk namun tak pernah teringat. Cairan mata mulai menetes. mengahapus luka yang hanya fana. perlahan membelai indah di hati yang tersakiti. namun Dia yang berhak menentukan. Dia lah yang paling agung yang selalu diimpikan. Dia lah tujuan dari segala harapan. Dia lah kekasih yang berhak untuk dipuja. Dia lah Allah za wajalah
Senin, 30 Januari 2012
lotus
entah mengapa saat pagi menjelang
dan saat mentari memancarkan sinarnya aku selalu mengagumi keindahannya
ketenangannya, menjadi simfoni awal dari suatu hari
membentuk keteguhan rasa memberi harmoni menawan
hidup seakan mebiru, melayang pergi berkelana mencari jati diri
satu keindahan alam yang mencoba merasuki jiwa
berkelit dengan kebosanan, menghapus segalanya
indah dan mempesona
cantik dan menawan
memadukan hati membagikan ketenangan
lotus
hal dari untaian indah yang selalu dibuthkan
dan saat mentari memancarkan sinarnya aku selalu mengagumi keindahannya
ketenangannya, menjadi simfoni awal dari suatu hari
membentuk keteguhan rasa memberi harmoni menawan
hidup seakan mebiru, melayang pergi berkelana mencari jati diri
satu keindahan alam yang mencoba merasuki jiwa
berkelit dengan kebosanan, menghapus segalanya
indah dan mempesona
cantik dan menawan
memadukan hati membagikan ketenangan
lotus
hal dari untaian indah yang selalu dibuthkan
Selasa, 24 Januari 2012
hilang. lelah.
waktu begitu cepat berjalan dan perlahan mulai mengubah semuanya. perlahan semua akan berubah dan pergi. perlahan semua akan beranjak dan tak kembali. perlahan semua akan hilang dan meninggalkan diri sendiri. ada kala dimana seseorang akan merasa lelah dan rentan. dimana seseorang akan berkelit dan mulai merasa kehilangan arah. saat hal yang terpenting mulai tak pernah datang kembali dan perlahan segala perasaan tercurahkan dengan air mata. mungkin itu cukup menyebalkan. dan semua harus menerimanya. harus ada yang dapat menerimanya. dan perlahan semua akan terletak pada tempatnya. harus ada yang masih dapat perlahan. harus ada yang masih mau bermimpi. harus ada yang masih berpijak pada dirinya sendiri.
terkadang seseorang hanya ingin dimengerti. harus ada yang memahaminya memang. dan semua akan menjadi sangat menyebalkan. tak ada tempat berlari dan perlahan semua akan terbang. hidup terus berjalan dan hanya diri yang dapat mempertahankan. memilih untuk diam dan berkelit dengan masalalu atau terus berjalan menatap mimpi. itu semua pilihan. tidak ada yang salah dan benar. itu hanya pilihan.
terkadang seseorang hanya ingin dimengerti. harus ada yang memahaminya memang. dan semua akan menjadi sangat menyebalkan. tak ada tempat berlari dan perlahan semua akan terbang. hidup terus berjalan dan hanya diri yang dapat mempertahankan. memilih untuk diam dan berkelit dengan masalalu atau terus berjalan menatap mimpi. itu semua pilihan. tidak ada yang salah dan benar. itu hanya pilihan.
Minggu, 15 Januari 2012
kurasa kau harus memahami..
harus ada yang berhenti dan tersakiti. harus ada yang berlari dan mencoba pergi. tak ada kata yang dapat menjelaskan. hanya ratapan yang kadang menggetarkan. terkadang berselimut dalam tawa adalah pilihan terbaik walau harus merasa sakit. dan mengapa setiap orang harus menunjukkan sikap yang sungguh menyebalkan. beradu pandang dengan hal yang tak diinginkan. mengapa harus ada hari yang sungguh melelahkan. bersembunyi dalam luka yang tak pernah mencoba berhenti. mengapa setiap orang harus peduli terhadap semua yang tak pernah mereka mengerti. bersembunyi dalam hal yang menyenangkan tak akan pernah menjadi menyenangkan. melihat kembali luka yang pernah dibuat membuat semua hal terasa kosong dan tak berdaya. kembali menapaki hasrat untuk berlari dan beranjak pergi. terkadang ada saat dimana semua harus mengalir begitu saja. namun terkadang semua terasa dingin tak punya hati. terkadang harus ada yang menopang namun terkadang terasa ingin hanya sendiri. kosong tanpa pilihan. dan harus mengikuti apa yang mereka katakan. semua terasa begitu melelahkan. harus mendegarkan tanpa dapat mengatkan.
harus mengerti tanpa perlu memahami. kau tau betapa sukar ini dilakukan? berasa dibalik mimpi yang terus menghantui. beradu dengan dunia dan dengan duniaku sendiri.
harus mengerti tanpa perlu memahami. kau tau betapa sukar ini dilakukan? berasa dibalik mimpi yang terus menghantui. beradu dengan dunia dan dengan duniaku sendiri.
Sabtu, 14 Januari 2012
dunia di balik kaca
Di dalam sebuah ruang tanpa jendela
dengan ditemani bayangan
kamu tahu mereka tidak akan melupakanmu
mereka akan menyerapmu
dengan emosi yang yang hancur
jangan tanya apakah itu berarti
jangan biarkan itu membuatmu kesal
mulai saja sekali lagi
Di dalam dunia di bawah kaca
kamu bisa melihat dunia melewatimu
dan tak seorang pun bisa menyentuhmu
kamu pikir kamu aman
tetapi angin bisa berembus dingin
di dalam kedalaman jiwamu
ditempat yang kamu pikir tak seorang pun bisa
menyakitimu
smapai semuanya terlambat
kamu berlari sampai kelelahan
tahukah kamu cara berhenti?
semua orang berlari melewatimu
kamu melambaikan tangan
mereka semua hanya tersenyum
karena kamu tampak seperti seorang anak kecil
tidak pernah terpikir bahwa mereka telah
membuatmu kesal
mereka melihatmu menangis
jadi, dengarlah pesan ini
jangan mempertanyakan para ahli
jangan berpikir dua kali
sebaiknya kamu mendengar saja
berlari dan bersembunyi
ke sudut sudut pikiranmu
sendirian
seperti orang yang tak punya arti
dan tak punya tempat.
Langganan:
Komentar (Atom)