Sabtu, 04 Februari 2012
Dia yang maha sempurna
gelap dan hampa. kosong dan sunyi. sepi. sendiri. berjalan dan terus berjalan. mencari tanpa henti dengan langkah yang tak pasti. semua menghilang. pergi dan menjauh. kehilangan jejak tanpa harapan. tak bisa berhenti takut tersakiti. menanti cahaya yang tak pernah menyapa. mengamati satu persatu hal yang tampak. mengingat kembali masa masa yang harusnya lebih bermakna. mengulang kembali cerita yang terendam dalam duka. sesekali meneriakkan sebuah nama namun entah mengapa Dia seakan tak kunjung datang jua. berjalan menyusuri hal yang paling menyebalkan. tanpa teman. tanpa kawan. dan disaat hati mulai rapuh dan resah. Dia datang dan memangku. Dia datang dan memeluk. Dia datang dangan harapan yang nyata. cahaya-Nya bersinar dan tak terkalahkan. sejenak tergoyak dalam tenang. Dia yang selama ini terlupakan. Dia yang selama ini menciptakan tapi entah mengapa tak tersebut. Dia yang selama ini ada namun tak pernah terbalas. Dia yang selama ini memeluk namun tak pernah teringat. Cairan mata mulai menetes. mengahapus luka yang hanya fana. perlahan membelai indah di hati yang tersakiti. namun Dia yang berhak menentukan. Dia lah yang paling agung yang selalu diimpikan. Dia lah tujuan dari segala harapan. Dia lah kekasih yang berhak untuk dipuja. Dia lah Allah za wajalah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar